Ilustrasi editorial semi-realistik menggambarkan jurang besar yang memisahkan rakyat kecil di sisi kiri dan kemewahan kota di sisi kanan. Di tengah jurang, bendera merah putih berkibar di atas tiang bengkok dengan akar menancap di tanah rakyat kecil. Langit terbelah dua, pagi cerah di sisi rakyat, mendung kelabu di sisi kota, melambangkan ketimpangan sosial dan janji kemerdekaan yang belum terwujud.
Jam Delapan Malam

Kesetaraan: Janji Merdeka yang Tak Kunjung Datang

Shared tulisan

Pendahuluan Delapan puluh tahun sudah Indonesia merdeka. Namun, kita masih berdiri di tepi jurang yang makin lebar. Setiap bulan Agustus bendera dikibarkan di seluruh penjuru negeri. Namun di banyak rumah, […]